Home Terbaru Wali Kota Tangerang Larang Sahur on a Road dan juga Takbir Keliling...

Wali Kota Tangerang Larang Sahur on a Road dan juga Takbir Keliling saat Ramadhan

Berita Populer Terkini April 8, 2021 12:48 pm

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menerbitkan surat edaran Wali Kota Nomor : 180/1208 -Hukum/2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan juga serta Idul Fitri pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019. Hal ini menyusul diterbitkannya surat edaran Kementerian Agama RI tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan juga Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjelaskan, di dalam surat edaran tersebut diatur mengenai kegiatan selama bulan Ramadhan. Kegiatan sahur on a road (SOTR) dan juga serta takbir keliling selama Ramadhan tidak diperbolehkan. Namun, buka puasa dengan dapat dilaksanakan sepanjang mematuhi jumlah kehadiran 50 persen berasal dari kapasitas ruangan dan juga serta mesti mendapatkan izin berasal dari Satgas Corona.

“Untuk sahur on a road, takbir keliling, dan juga serta kegiatan berkerumun lainnya tidak diperbolehkan,” ungkap Arief pada Hari Kamis (8/4/21).

Baca Juga :  Sudah 80 Persen Tenaga Kesehatan di Jabar Vaksinasi Covid-19

Untuk pelaksanaan sholat tarawih dan juga serta Idul Fitri boleh dilaksanakan, tapi dengan menerapkan protokol kesehatan yg ketat. Salah satunya dengan mengira kapasitas jamaah di di dalam masjid ataupun musala.

“Pengurus masjid atau musala dapat mengatur kapasitas jamaah 50 persen berasal dari kapasitas masjid atau musala dan juga serta menerapkan protokol kesehatan yg ketat,” katanya.

Baca Juga :  Pasien sembuh Covid-19 bertambah, per Sabtu (30/1) menjadi 862.502

Selain itu, pengurus masjid atau musala wajib membentuk Satgas Corona yg bertanggung jawab dan juga serta memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Tak cuma itu, masyarakat diharapkan memakai masker selama di di dalam masjid dan juga serta membawa peralatan ibadah masing-masing.

“Jamaah supaya dapat membawa sajadah dan juga serta mukena masing-masing serta mesti memakai masker dan juga serta menjaga jarak,” tutur Arief

Baca Juga :  Honor Guru dan Pegawai Tidak Tetap di Purbalingga Naik

Untuk sholat Idul Fitri, Arief menuturkan boleh dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan yg ketat dan juga serta pengurus dapat membentuk Satgas Corona.

Baca serta : Pemkot Tangerang Izinkan Salat Tarawih Berjamaah saat Pandemi, Ini Syaratnya

“Sholat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan Prokes yg ketat, tapi jika perkembangan Corona mendapat peningkatan maka Shalat Idul Fitri dapat ditiadakan,” tutur Arief

Sumber Referensi & Artikel : O K E Z O N E
Saksikan video pilihan berikut ini: