Home Terbaru Viral Video Bule Tampar Terapis Gegara Menolak Diajak Berhubungan Badan

Viral Video Bule Tampar Terapis Gegara Menolak Diajak Berhubungan Badan

Berita Populer Terkini March 29, 2021 9:48 pm

DENPASAR – Warganet di Bali dibikin geram dari video seorang warga negara asing (WNA) menganiaya perempuan warga lokal, Hari Senin (29/3/2021). Video itu viral di media sosial.

Belakangan terungkap, kejadian itu dipicu perempuan yg bekerja sebagaimana terapis itu, menolak ajakan si bule untuk berhubungan badan. “Keributan antara WNA dan juga serta perempuan WNI,” tulis akun Instagram @infobalinew yg mengunggah ulang video itu.

di dalam narasi video, keributan itu diduga terjadi di tempat tinggal si bule di Jalan Kayu Aya Seminyak, Kuta, Hari Minggu 28 Maret 2021. Si bule yg bertelanjang dada dan juga serta memakai celana pendek mengusir terapis itu. “youre go!!” teriak si bule.

Baca Juga :  Likuiditas perekonomian turun, ini kata ekonom LPEM FEB UI

Selanjutnya si bule dua kali memukul terapis itu sampai handphone miliknya terjatuh. “youre go from my place,” usir bule yg belum diketahui warga negara mana itu.

Mendapat usiran itu, si terapis menjawab “Kok anda yg ngusir saya?”. Dengan sikap arogan, bule itu terus mengusir perempuan itu dan juga serta lalu masuk ke di dalam rumah sambil menutup pintu gerbang.

Baca Juga :  Jawaban Istana terhadap surat AHY soal isu kedeta di Partai Demokrat

Baca serta : Korban Pencabulan Guru Ngaji di Blitar Kemungkinan Bertambah

di dalam narasi video terungkap, bule itu mengamuk karena ditolak saat meminta layanan pijat plus-plus alias berhubungan badan. Perempuan terapis itu memang cuma melayani pijat.

Tamunya minta karyawan spa tsb untuk telanjang dan juga serta minta dengan paksa dilayani berhubungan badan, karyawan spa tsb menolak untuk telanjang akan tetapi bulenya marah2 dan juga serta memukul kryawan spa itu sambil memaki2 kryawan spa tersebut,” tulis akun @niluhdjelantik.

Sumber Referensi & Artikel : O K E Z O N E
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  IDI Nilai Masyarakat Berperan Penting Dalam Turunkan Pandemi Covid-19