Home Terbaru Vaksinasi Tembus 10 Juta, Menkes Klaim Indonesia Masuk Posisi 4 Besar

Vaksinasi Tembus 10 Juta, Menkes Klaim Indonesia Masuk Posisi 4 Besar

Berita Populer Terkini March 30, 2021 3:49 pm

JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Indonesia menjadi negara non-produsen vaksin Corona yg menduduki urutan keempat vaksinansi Corona terbanyak di dunia yg telah mencapai angka 10 juta vaksin.

“Alhamdulillah, hari ini vaksinasi menembus 10 juta, dengan kecepatan harian mendekati 500 ribu penyintikan per hari,sehingga diharapkan di bulan Maret dan juga serta April, di mana ketersediaan vaksin 15 juta per bulan, kami telah sesuai kecepatan penyuntikannya,” ujarnya.

Indonesia telah sukses masuk ke di dalam empat negara terbanyak melakukan vaksinasi di luar negara produsen vaksin. Brazil, Turki dan juga serta Jerman ialah tiga besar negara yg sukses memenuhi target vaksin di masing-masing negara.

Baca Juga :  Cekcok di Jalan, Pemuda di Karangasem Sekarat Ditusuk Pemabuk

di dalam laporan pertemuannya terkait perkembangan program vaksinasi nasional kepada Presiden Joko Widodo pada Hari Senin (29/3), Budi serta melaporkan bahwa terdapat faktor eksternal yg berpotensi menghambat laju vaksinasi nasional. Di beberapa negara di Eropa terjadi lonjakan kasus Corona, sehingga mulai terjadi embargo vaksin. Lonjakan kasus disebabkan salah satunya Karena mobilitas yg terlalu agresif di negara-negara tersebut. Hal itu menurutnya dapat menganggu kedatangan vaksin beberapa bulan kedepan, terutama berasal dari negara-negara yg memberlakukan embargo.

Baca Juga :  PN Jaktim Tak Siarkan Sidang Offline Habib Rizieq, Ini Alasannya

“menjadi kami mesti hati-hati mengatur pemberian vaksin supaya tidak terjadi kekosongan vaksin. Selain itu, arahan Presiden kami jangan sampai kehilangan momentum perbaikan lewat PPKM, jangan sampai terjadi lonjakan penularan lagi seperti di Eropa,” tuturnya.

Ia meminta kepada masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) supaya berkenan mendapatkan vaksin untuk menekan jumlah wafatnya lansia di Rumah Sakit. Selain itu, ia berharapa pada seluruh masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol 3M meskipun telah mendapatkan vaksin.

“Tolong dibantu semua orang tuanya, semua yg diatas 60 tahun segera diajak vaksinasi. kami konsentrasi pemberian vaksinasi ke lansia, karena akan menurunkan jumlah yg wafat di Rumah Sakit. apabila kami segera vaksinasi lansia, akan sangat kecil tekanan di Rumah Sakit dan juga serta tenaga kesehatan kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Dongkrak ekonomi, Kementerian LHK gelar pelatihan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu

Terakhir Budi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap pakai masker, jaga jarak dan juga serta cuci tangan meskipun telah di vaksin, karena menurutnya vaksin bukan membuat kami kebal dan juga serta tidak mungkin kena, tapi karena antibodi kami baik, dapat cepat sembuh tanpa mesti dirawat di Rumah Sakit.

CM

(yao)

Sumber Referensi & Artikel : O K E Z O N E
Saksikan video pilihan berikut ini: