Home Terbaru PNS Dilarang Mudik dan juga Ambil Cuti Lebaran 2021, Ini Isi Lengkap...

PNS Dilarang Mudik dan juga Ambil Cuti Lebaran 2021, Ini Isi Lengkap Aturan dan juga Sanksinya

Berita Populer Terkini April 8, 2021 12:48 am

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan juga serta Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) No.8/2021. SE berisi larangan pegawai aparatur sipil negara (ASN) mudik dan juga serta mengajukan cuti.

Larangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

“Pegawai ASN dan juga serta keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan juga/atau mudik pada periode 6 Mei sampai 17 Mei 2021,” demikian bunyi ketentuan poin pertama di dalam SE yg diterbitkan hari ini.

Namun larangan ini dikecualikan bagi ASN yg melakukan perjalanan di dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan yg bersifat penting., dengan terlebih dahulu mendapatkan surat tugas yg ditandatangani dari minimal pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) atau kepala kantor satuan kerja. 

Baca Juga :  Kemenkes: Belum ada efek samping yang ditimbulkan akibat vaksinasi Covid-19

Baca serta: PNS Nekat Mudik, Menpan RB Siap Beri Sanksi Disiplin

Selain itu larangan serta dikecualikan bagi ASN yg di dalam keadaan terpaksa penting melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dengan terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis berasal dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya. 

Lebih lanjut di dalam edarannya itu Tjahjo serta melarang PNS cuti pada periode 6 Mei sampai 17 Mei 2021. 

“Pegawai ASN tidak mengajukan cuti selama periode sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a (tanggal 6 sampai 17 Mei,” bunyi edaran tersebut. 

Selain cuti bersama, Tjahjo meminta PPK kementerian/lembaga/pemerintah daerah tidak memberikan izin cuti bagi pegawai ASN. Namun larangan cuti pada saat lebaran ini dikecualikan untuk cuti melahirkan dan juga/atau cuti sakit, dan juga/atau cuti karena alasan penting bagi PNS. Kemudian dikecualikan serta bagi cuti melahirkan dan juga/atau cuti sakit bagi PPPK. 

Baca Juga :  Seluruh Wilayah Jakarta Hujan Sepanjang Hari, Sebagian Disertai Petir

“Pemberian cuti sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf c dilakukan secara akuntabel sesuai dengan persyaratan yg diatur di dalam PP No.17/2022 tentang Manajemen PNS dan juga serta PP No/49/2018 tentang manajemen PPPK.

Baca serta: Soal Wacana Gaji PNS Dipotong Zakat 2,5%, Ini Kata Menpan RB

Tjahjo di dalam edaran tersebut serta memerintahkan supaya PPK pada kementerian/lembaga/daerah menetapkan peraturan teknis dan juga serta melakukan langkah-langkah yg diperlukan di lingkungan instansi masing-masing yg mengacu pada hal-hal yg disebutkan di dalam SE tersebut. 

Baca Juga :  Kapolsek Gambir Targetkan 100 Orang Divaksinasi Hari Ini

Dia serta memerintahkan kepada PPK untuk memberikan hukuman disiplin bagi pegawai ASN yg melanggar hal tersebut sesuai dengan ketentuan di di dalam PP No.53/2010 tentang Disiplin PNS dan juga serta PP No.49/2018 tentang Manajemen PPPK.

PPK di kementerian/lembaga/daerah serta diminta untuk melaporkan pelaksanaan SE ini kepada MenPANRB melalui alamat surat elektronik https://s.id/laranganberpergianASN paling lambat tanggal 24 Mei.

Berikut isi lengkap dan juga serta penampakan SE No.8/2021

SE Nomor 08 Tahun 2021 by Sultan Mandra on Scribd

(qlh)

Sumber Referensi & Artikel : O K E Z O N E
Saksikan video pilihan berikut ini: