Home Terbaru Penempatan 6.000 Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan Ditunda Akibat Pandemi Corona

Penempatan 6.000 Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan Ditunda Akibat Pandemi Corona

Berita, Populer, Terbaru April 8, 2021 9:47 pm
IDNpos.com – Pemerintah menunda sementara penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke China. Hal tersebut seiring dengan China yg secara tegas menunda sementara PMI dengan alasan pandemi Corona.
“Pihak Taiwan secara tegas menyatakan bahwa penundaan sementara penempatan PMI ke Taiwan ialah karena alasan Corona di Indonesia, bukan karena alasan yg yg lain. terdapat sekitar 6.000 CPMI yg saat ini tertunda keberangkatannya,” kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani Setelah melakukan pertemuan bilateral secara virtual dengan pihak Taiwan yaitu Ministry of a Interior (MoI) dan juga serta Kantor Dagang dan juga serta Ekonomi Taipei di Indonesia (TETO), Hari Kamis (8/4).
Benny mengatakan di dalam pertemuan tersebut bahwa Indonesia serius menangani pandemi Corona. Salah satunya kata Ia menjadi negara pemberi vaksin terbanyak.
“Sudah saya sampaikan pula di dalam pertemuan tadi bahwa pemerintah Indonesia sangat serius di dalam hal penanganan Corona di Indonesia, salah satunya dengan menjadi salah satu negara terdepan di dalam pemberian vaksin Corona bagi penduduknya,” ungkap dia.
Sebelumnya diketahui China melaporkan lonjakan terbesar kasus harian Corona di dalam lebih berasal dari dua bulan, saat salah satu kota yg berbatasan dengan Myanmar di Provinsi Yunnan menyumbang semua kasus lokal baru.
Pemerintah setempat Ruili memberlakukan karantina di rumah bagi warga setempat, menggelar tes Corona besar-besaran dan juga serta mulai membatasi akses keluar masuk kota tersebut sejak pekan lalu setelah melaporkan pasien Corona.
Dilansir berasal dari laman Antara mengutip Reuters, Hari Senin (5/4), kota tersebut menyumbang semua 15 kasus lokal Corona pada 4 April. Jumlah kasus baru harian Corona, termasuk kasus impor, mencapai 32 kasus, tertinggi sejak 31 Januari.
Analisis genetik berasal dari kasus yg ditemukan di Ruili menunjukkan bahwa kasus lokal baru berasal berasal dari Myanmar, sebut media pemerintah. berasal dari pasien baru yg dilaporkan di kota tersebut, 11 di antaranya teridentifikasi sebagaimana warga negara Myanmar.
Ruili merupakan titik transit utama bagi Provinsi Yunnan, yg berupaya keras memantau perbatasannya yg berbatu sepanjang 4.000 km dengan Laos, Myanmar dan juga serta Vietnam. Pemantauan itu bertujuan mencegah migrasi ilegal di tengah gelombang penyeberangan gelap tahun lalu dari mereka yg mencari perlindungan berasal dari pandemi.
Otoritas setempat serta telah memulai vaksinasi di Ruili di dalam usaha menekan Corona sekaligus membentuk kekebalan kawanan di kota tersebut. Jumlah kasus tanpa gejala, yg tidak dianggap dari China sebagaimana kasus terkonfirmasi, berjumlah 18 kasus. Jumlah kasus Corona terkonfirmasi di China kini mencapai 90.305, dengan kematian yg tidak berubah, yaitu 4.636. [gil]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  Penjualan eceran membaik di sebagian besar kota, Jakarta tumbuh positif
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video