Home Terbaru Pemerintah bakal sesuaikan tarif listrik sesuai harga keekonomian

Pemerintah bakal sesuaikan tarif listrik sesuai harga keekonomian

Populer kabar Video April 8, 2021 6:49 am

Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

IDNpos – JAKARTA. Pemerintah kini tengah mengkaji rencana penyesuaian tarif listrik di kuartal III 2021 mengikuti harga keekonomian yg ada. menjadi, siap-siap tagihan listrik bakal naik.

Sebelumnya, sejak 2017 pemerintah belum pernah melakukan penyesuaian tarif (tariff adjusment).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, penyesuaian tarif selama ini tidak dilakukan sejak tahun 2017 kendati harga bahan bakar dan juga serta kurs Indonesia IDR terus mengalami perubahan.

Demi memenuhi gap harga keekonomian dan juga serta tarif listrik yg tidak mengalami penyesuaian maka pemerintah membayarkan melalui skema kompensasi ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca Juga :  Wanita Muda di Madina Jual Keperawanan, Ditipu Muncikasr dan Diperkosa Pengangguran

“Ada 13 golongan yg apabila tidak disesuaikan tarifnya akan mengalami kompensasi. terdapat kurang lebih 42 juta pelanggan,” ungkap Rida di dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Hari Rabu (7/4).

Baca serta: Skema subsidi listrik tahun 2022 dapat menghemat anggaran sampai Rp 22,12 triliun

Rida mengungkapkan berasal dari total 38 kelompok golongan pelanggan, cuma 25 golongan yg menerima subsidi dan juga serta 13 golongan lainnya merupakan kelompok nonsubsidi dimana tidak diberlakukan penyesuaian tarif sejak 2017 dan juga serta berujung pada pemberian kompensasi kepada PLN.

Rida mengungkapkan, berasal dari skenario perhitungan yg dilakukan jika nantinya penyesuaian tarif dilakukan maka terdapat tambahan tagihan yg akan dibayarkan pelanggan dengan kisaran beragam sesuai golongan.

Baca Juga :  Bobol ATM di Bali dan Lombok, Bule Bulgaria Diringkus Polisi

“Untuk golongan RT 900 VA apabila dinaikkan, naik cuma Rp 18.000 per bulan,” jelas Rida.

Sementara itu, golongan pelanggan RT 1.300 VA akan mengalami kenaikan biaya tagihan listrik sebesar Rp 10.800 per bulan.

Adapun, merujuk perhitungan Kementerian ESDM kenaikan terbesar akan dialami kelompok pelanggan I-IV (industri) yg mencapai Rp 2,9 miliar per bulan.

“yg penting kami sampaikan untuk yg paling tinggi kenaikan golongan industri besar I-4 yaitu naiknya kurang lebih Rp 2,9 miliar per bulan seperti industri semen, makanan dan juga serta masakan olahan,” kata Rida.

Kendati demikian, Rida mengungkapkan waktu pelaksanaan ini nantinya bergantung pada keputusan yg diambil pemerintah.

Baca Juga :  KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Tak Terima Gratifikasi saat Imlek

“Nanti apakah sekaligus dinaikan, apakah  beberapa kalangan saja dan juga serta apakah akan disesuaiakan sekaligus atau terbatas kami serta telah siapkan skenarionya dengan konsekuensi kompensasi atau belanja APBN,” kata Rida.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video