Home Terbaru Nekat mudik, karyawan swasta bakal dikenakan sanksi?

Nekat mudik, karyawan swasta bakal dikenakan sanksi?

Populer kabar Video March 30, 2021 6:48 am

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

IDNpos – JAKARTA. Pemerintah tengah membahas aturan larangan mudik Lebaran tahun ini. Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi, aturan tersebut akan memuat sanksi bagi pekerja atau karyawan swasta maupun pekerja mandiri yg tetap nekat mudik. 

“Sedang kami koordinasikan bagaimana bentuknya (sanksinya). Pilihan sanksi tegas untuk tujuan yg lebih besar yaitu menghindari bahaya yg lebih besar,” ujarnya kepada Kompas.com, Hari Senin (29/3/2021). 

Instansi kementerian yg dilibatkan di dalam membahas panduan larangan mudik ini diantaranya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemenko PMK, Kementerian di dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian PANRB, dan juga serta Kemenaker sendiri. 

Baca Juga :  KPK perpanjang masa penahanan mantan dirut Pelindo II RJ Lino

Anwar menambahkan, nantinya, larangan mudik ini tak lagi di dalam bentuk imbauan, melainkan berupa surat edaran. Surat tersebut akan disebarluaskan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), BUMN/BUMD, perusahaan swasta dan juga serta seluruh masyarakat. 

Baca serta: Larangan mudik 2021, begini dampaknya ke perputaran uang saat Lebaran

“Tahun lalu imbauan, tahun ini tentunya kami sesuaikan dengan keputusan pemerintah yg melarang mudik. Mengenai panduan kami sedang matangkan,” ujarnya. 

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, larangan mudik Lebaran 2021 akan berlaku pada 6-17 Mei 2021. Ia menegaskan, sebelum dan juga serta sesudah waktu tersebut masyarakat diimbau tidak pergi ke mana-mana. 

Baca Juga :  Apakah sepeda masuk dalam objek pajak? Ini kata pengamat

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan juga serta Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Hari Jumat (26/3/2021). 

Baca serta: Larangan mudik Lebaran tak menghalangi laju pertumbuhan ekonomi

Keputusan tersebut diambil mengingat tingginya angka penularan dan juga serta kematian Karena Corona setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan juga serta Tahun Baru. 

Dengan demikian, kata dia, salah satu usaha pemerintah yg sedang dilakukan di dalam penanganan Corona, yaitu vaksinasi dapat berjalan maksimal.

Baca Juga :  Realisasi investasi melebihi target, investor optimistis prospek ekonomi Indonesia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Nekat Mudik, Pekerja Bakal Dikenai Sanksi?”
Penulis : Ade Miranti Karunia
Editor : Yoga Sukmana

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video