Home Terbaru MyTours tagih utang ke Kejora Digital Venturanusa melalui PKPU

MyTours tagih utang ke Kejora Digital Venturanusa melalui PKPU

Populer kabar Video March 30, 2021 3:49 pm

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Wahyu T.Rahmawati

IDNpos – JAKARTA. PT Kejora Digital Venturanusa, perusahaan teknologi diajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dari dua perusahaan travel. 

Adapun kedua perusahaan itu PT Astrindo Satrya Kharisma dan juga serta PT Jalan Jalan Nusantara (MyTours). Persidangan telah berlangsung tadi Hari Senin siang, 29 Maret 2021 dengan perkara No. 137/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN JKT.Pst. 

Kejora Digital Venturanusa ialah bagian berasal dari grup Kejora Capital sebuah perusahaan teknologi yg mendanai startup di negara-negara Asia. Selain di Jakarta, perusahaan ini memiliki kantor di Singapura, Malaysia, Thailand dan juga serta Filipina.

Di Indonesia, Kejora Digital Venturanusa telah mendanai startup-startup berbagai bidang seperti pendidikan, lapangan pekerjaan, pertanian, teknologi finansial dan juga serta yg lain sebagainya.

Baca Juga :  Tutup Rapimnas, Airlangga Tegaskan Golkar Tolak Revisi UU Pemilu

Baca serta: Dapat suntikan dana US$ 170 juta, SiCepat rencanakan perluasan ekspansi terintegrasi

Kuasa hukum pemohon Sri Hendarianto mengatakan Kejora Digital Venturanusa memiliki utang sebanyak total Rp 4,31 miliar. Ia mengutarakan Kejora Digital tidak hadir di dalam sidang perdana dan juga serta majelis hakim telah mengajukan pemanggilan untuk mengikuti sidang berikutnya pada tanggal 5 April 2021 nanti. 

“Nilai tagihan sesungguhnya kecil tetapi kami telah berusaha menagih berkali-kali ke Kejora Digital dan juga serta tidak terdapat tanggapan untuk pembayaran,” kata Hendarianto di dalam siaran pers, Hari Senin (30/3). 

Bahkan, kata Hendarianto, kliennya serta telah melakukan somasi dua kali kepada Kejora Digital. Dia mengutarakan kedua pemohon berniat tidak mengajukan PKPU dan juga serta berharap Kejora Digital memiliki iktikad bagus untuk membayar tagihan utang. 

Baca Juga :  Menhub ingin kendaraan listrik jadi kebutuhan massal

Baca serta: Sebanyak 40% berasal dari investasi Kejora Ventures mengalir ke fintech

Teguran lisan dan juga serta dikirim somasi sampai dua kali tetap saja Kejora Digital tidak merespon membayar tagihan kepada Astrindo dan juga serta MyTours. “yg terdapat Kejora Digital tidak mengakui perjanjian dengan Klien kami, padahal direksi, komisaris dan juga serta pihak-pihak yg terkait dengan Kejora Digital telah menggunakan tiket pesawat berasal dari klien kami,” kata Hendarianto. 

Menurut dia, terdapat invoice dan juga serta mereka mengirimkan tagihan-tagihan (invoice) kepada Kejora Digital. Ia menjelaskan lagi telah berkomunikasi kepada mereka dan juga serta Kejora Digital mengakui memiliki utang dan juga serta berjanji menyelesaikan utang selambatnya 30 September 2020. 

Pihak Kejora Digital memang membayar kewajiban tetapi cuma mengangsur sebagian kecil dan juga serta masih tersisa sekitar Rp 3,2 miliar. Hendarianto mengutarakan karena tagihan-tagihan tersebut tidak dibayar dan juga serta telah disomasi tetapi tidak terdapat niat bagus untuk melunasi tagihan maka pihaknya memohon kepada pengadilan untuk memeriksa dan juga serta mengadili permohonan PKPU ini. 

Baca Juga :  Ekonom Bank Mandiri optimistis prospek ekonomi syariah akan terus meningkat

Baca serta: Bisnis ritel menjadi salah satu sektor usaha yg terperosok paling di dalam Karena pandemi

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video