Home Terbaru Mudik dilarang, ini sanksi bagi angkutan darat yg lakukan perjalanan pada 6-17...

Mudik dilarang, ini sanksi bagi angkutan darat yg lakukan perjalanan pada 6-17 Mei

Populer kabar Video April 8, 2021 9:48 pm

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

IDNpos – JAKARTA. Pemerintah telah melarang mudik Lebaran mulai 6 sampai 17 Mei 2021. Kementerian Perhubungan pun telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri di dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona.

Khusus untuk moda transportasi darat, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, kendaraan yg dilarang melakukan perjalanan pada tanggal 6 sampai 17 Mei ialah kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan juga serta penumpang, serta kendaraan bermotor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil bus dan juga serta sepeda motor serta kapal angkutan sungai, danau dan juga serta penyeberangan.

Budi bilang, pihaknya akan memberikan sanksi kepada masyarakat yg masih melanggar aturan ini.

“Sanksi yg akan kami lakukan dengan kepolisian seperti tahun tahun lalu, pertama bagi masyarakat yg menggunakan kendaraan dan juga serta kemudian tidak memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan, itu akan diputar balik,” ungkap Budi.

Baca Juga :  Desainer Asal Rusia Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gianyar

Sementara itu, khusus untuk kendaraan travel atau angkutan perseorangan yg digunakan untuk mengangkut penumpang, maka kepolisian akan melakukan tindakan tegas bagus berupa tilang dan juga serta serta tindakan yg lain yg sesuai dengan Undang-Undang yg ada.

Budi menambahkan, pengecualian bagi masyarakat yg boleh melakukan kendaraan ialah orang-orang yg bekerja atau melakukan perjalanan dinas.  Dimana untuk ASN, pegawai BUMN, pegawai BUMD, Polri, TNI, pegawai swasta yg dilengkapi dengan surat tugas dengan tanda tangan basah dan juga serta cap basah berasal dari pimpinannya.

Baca serta: Ini orang yg dikecualikan berasal dari larangan mudik

Pengecualian serta diberikan bila melakukan kunjungan keluarga yg sakit, kunjungan duka anggota keluarga yg meninggal dunia, ibu hamil dengan 1 orang pendamping dan juga serta kepentingan melahirkan maksimal 2 orang pendamping dan juga serta pelayanan kesehatan yg darurat.

Baca Juga :  KLB Demokrat Tak Kantongi Izin, Hanya Surat Pemberitahuan

Pengecualian kendaraan yg masih boleh melanjutkan perjalanan ialah kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI, kendaraan dinas operasional berpelat dinas TNI dan juga serta serta Polri, kendaraan dinas operasional petugas jalan tol, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, dan juga serta mobil jenazah kemudian mobil barang yg tidak membawa penumpang,

“Kemudian kendaraan yg digunakan pelayanan kesehatan darurat, ibu hamil kemudian anggota keluarga inti, kemudian  kendaraan yg mengangkut repatriasi PMI, warga negara Indonesia dan juga serta pelajar, mahasiswa yg terdapat di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah sampai ke daerah asal sesuai dengan ketentuan yg berlaku,” terang Budi.

Sementara, pengecualian kendaraan untuk penyeberangan yg masih boleh digunakan untuk diangkut dari kapal penyeberangan ialah kendaraan pengangkut logistik atau barang kebutuhan pokok, kendaraan pengangkut obat-obatan dan juga serta alat kesehatan, kendaraan pengangkut petugas operasional dan juga serta serta petugas penanganan Corona, pemadam kebakaran, ambulans dan juga serta mobil jenazah.

Baca Juga :  Mobilitas perjalanan diperketat guna mencegah penularan Covid-19 selama libur panjang

Budi mengatakan, pihaknya akan melaksanakan aturan ini dengan dengan Korlantas Polri, TNI, Satpol PP sampai dinas perhubungan kabupaten/kota dengan memasuki check point yg telah dibangun.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video