Home Terbaru Minta Video Bom Makassar Tak Disebarluaskan, Kominfo: Tujuan Mereka Berikan Rasa Takut,...

Minta Video Bom Makassar Tak Disebarluaskan, Kominfo: Tujuan Mereka Berikan Rasa Takut, Harus Dilawan!

Berita Populer Terkini March 29, 2021 9:47 pm

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan juga serta Informatika (Kominfo) mengecam aksi bom di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, yg mengakibatkan 14 korban mengalami luka-luka.

Presiden Jokowi telah meminta Polri untuk mengusut tuntas kasus terorisme bom Makassar itu.

Direktur Politik Hukum dan juga serta Keamanan Ditjen info dan juga serta Komunikasi Publik Kominfo, Bambang Gunawan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialiasi pada masyarakat untuk berhati-hati dengan ideologi-idelologi radikal, intoleran yg berujung pada tindakan terorisme.

Baca Juga :  Wamendag dorong implementasi SRG untuk tingkatkan kesejahteraan petani

Baca serta: Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar, Polri Tangkap 13 Terduga Teroris

Kemkominfo, kata dia, memiliki dua fungsi terkait penanganan terorisme, yaitu pencegahan melalui berbagai media dan juga serta penindakan dengan metode menindak konten yg dianggap menyebarkan paham radikalisme.

Baca serta: Sambangi Gereja Katedral Makassar, Menag: Tidak terdapat Agama Ajarkan Teror!

“Kominfo melakukan pencegahan dengan cara-cara menumbuhkan kesadaran di tengah masyarakat. Kominfo melakukan sosialisasi supaya masyarakat tak terlibat di dalam radikalisme dan juga serta intoleransi yg berujung pada terorisme,” ujarnya pada wartawan, Hari Senin (29/3/2021).

Baca Juga :  Ditargetkan terbit pada Oktober 2021, begini isi Rancangan Undang-Undang (RUU) EBT

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten terkait ledakan bom Makassar. Kemkominfo serta mengimbau masyarakat tidak terpengaruh kabar bohong yg kerap beredar luas di media sosial pascaterjadinya ledakan bom.

“Tujuan berasal dari mereka terorisme ialah menyebarkan rasa takut di tengah masyarakat. Maka kami mesti melawannya, salah satu caranya ialah tidak menyebarkan konten-konten ledakan bom tersebut serta tidak ikut menyebarkan hoaks tentang aksi terorisme ini,” tuturnya.

Baca Juga :  BI: Kebutuhan pembiayaan April 2021 bakal naik

Koordinator IK Hankam Ditjen IKP Kemkominfo, Dikdik Sadaka menambahkan, pihaknya serta akan melakukan penindakan terhadap hasil pengawasan konten-konten negatif yg berbau radikalisme. Sehingga, konten yg cenderung ke arah radikalisme akan diblokir.

“Kami melakukan tindakan bagi konten-konten website yg cenderung ke arah terorisme. kami memonitor per hari, 24 jam dan juga serta saat terdapat konten-konten yg mencurigakan, berbau radikal, mengajak perpecahan pada bangsa, kami tindak langsung dengan metode diblokir,” ujarnya.

(fkh)

Sumber Referensi & Artikel : O K E Z O N E
Saksikan video pilihan berikut ini: