Home Terbaru Menristek minta Perpres Badan Riset dan juga Inovasi Nasional segera diundangkan

Menristek minta Perpres Badan Riset dan juga Inovasi Nasional segera diundangkan

Populer kabar Video March 30, 2021 3:49 pm

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

IDNpos – JAKARTA. Menteri Riset dan juga serta Teknologi/Kepala Badan Riset dan juga serta Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro meminta Peraturan Presiden tentang Badan Riset dan juga serta Inovasi Nasional (Perpres BRIN) segera diundangkan.

Bambang mengatakan, dasar hukum pembentukan Perpres BRIN ialah UU nomor 11 tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan juga serta Teknologi (Sisnas Iptek) sebagaimana telah diubah di dalam UU nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. 

Disebutkan, BRIN dibentuk untuk menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan (Litbang Kirap) serta invensi dan juga serta inovasi nasional.

Untuk menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan juga serta penerapan, serta invensi dan juga serta inovasi yg terintegrasi di daerah, pemerintah daerah dapat membentuk badan. Hal mengenai badan riset dan juga serta inovasi nasional diatur di dalam Peraturan Presiden.

“Ini yg menjadi dasar bahwa perpres BRIN mesti segera dibentuk untuk dapat melakukan integrasi berasal dari kegiatan litbang jirap serta invensi dan juga serta inovasi,” kata Bambang saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Hari Selasa (30/3).

Baca Juga :  PKS mendorong Pilkada serentak 2022 dan 2023

Bambang menambahkan, integrasi yg dilakukan BRIN ialah usaha mengarahkan dan juga serta menyinergikan antara yg lain di dalam penyusunan perencanaan, program, anggaran, dan juga serta sumber daya ilmu pengetahuan dan juga serta teknologi biang penelitian, pengembangan, pengkajian, dan juga serta penerapan untuk menghasilkan invensi dan juga serta inovasi sebagaimana landasan ilmiah di dalam perumusan dan juga serta penetapan kebijakan pembangunan nasional.

Awal mula pembentukan Kementerian Ristek/BRIN dibentuk dengan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 113/P tahun 2019 yg berisi tentang pembentukan kementerian negara dan juga serta pengangkatan menteri negara di dalam kabinet Indonesia Maju periode tahun 2019 – 2024. Di mana Bambang Brodjonegoro diangkat sebagaimana Menteri Riset dan juga serta Teknologi/Kepala Badan Riset dan juga serta Inovasi Nasional (BRIN).

Baca serta: Bappenas usul lahan baku sawah dijadikan wakaf untuk cegah alih fungsi lahan

Kemudian, untuk dapat membuat kabinet langsung bekerja pada hari pertama, diterbitkan Perpres 73 tahun 2019 tentang Kementerian Riset dan juga serta Teknologi & Perpres 74 tahun 2019 tentang Badan Riset dan juga serta Inovasi Nasional. Kedua Perpres tersebut bersifat sementara sampai 31 Desember 2019.

Baca Juga :  Ratusan Pekerja di Solo Divaksinasi Covid-19, Pariwisata Diharapkan Cepat Pulih

Karena bersifat sementara, Kemenristek dan juga serta Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan juga serta Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melakukan pembahasan untuk membentuk organisasi yg permanen. Sebab itu, pada Oktober 2019 – November 2019, dilakukan pembahasan dan juga serta penyusunan rancangan Perpres untuk Kemenristek dan juga serta rancangan Perpres BRIN. 

Hal ini karena Kemenristek merupakan Kementerian yg menjalankan fungsi badan seperti Kementerian ATR/Kepala BPN, Kementerian PPN/Kepala Bappenas, dan juga serta Kementerian Pariwisata dan juga serta Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan juga serta Ekonomi Kreatif.

Bambang menerangkan, pembahasan struktur organisasi Kementerian Ristek/Kepala BRIN dilakukan dengan Kemenpan RB karena Kemenpan RB yg bertanggungjawab terhadap organisasi pemerintahan. di dalam pembahasannya, Kemenristek/BRIN serta mengundang kementerian yg lain yaitu Kementerian Hukum dan juga serta HAM (Kumham) serta Kementerian Sekretariat Negara (Setneg).

“Dari catatan yg kami miliki, Kumham yg meskipun diundang setiap saat, tidak pernah hadir di dalam pembahasan (di dalam kurun waktu) Oktober 2019 sampai November 2019,” ucap Bambang.

Kemudian, pada saat 31 Desember 2019, seharusnya telah terdapat Perpres tentang Kemenristek dan juga serta Perpres tentang BRIN. Namun belum tercapai kesepakatan antara Menristek/Kepala BRIN dan juga serta Menteri PAN RB. Sehingga diputuskan Perpres 73/2019 dan juga serta Perpres 74/2019 yg sementara tadi diperpanjang masa berlakunya sampai 31 Maret 2020 supaya organisasi dapat berjalan sesuai arahan Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Hingga 2020, pemerintah telah bangun 2.127 BLK komunitas

Setelah arahan presiden, Kemenristek/BRIN dan juga serta Kemenpan RB membahas kembali rancangan Perpres Kemenristek dan juga serta rancangan Pepres BRIN. Akhirnya tercapai kesepakatan sehingga tanggal 30 maret 2020 sesuai batas akhir perpres perpanjangan tadi maka Presiden menandatangani Perpres tentang Kemenristek dan juga serta Perpres tentang BRIN.

“menjadi Presiden menandatangani 2 Perpres pada tanggal 30 Maret 2020,” terang dia.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video