Home Terbaru Mengutuk Aksi Keji Teror Bom Bunuh Diri di Depan Katedral Makassar

Mengutuk Aksi Keji Teror Bom Bunuh Diri di Depan Katedral Makassar

Berita, Populer, Terbaru March 29, 2021 9:47 am
IDNpos.com – Hari Minggu pagi sekitar Jam 10.30 WITA, aksi bom bunuh diri terjadi di pintu gerbang Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Lokasi ledakan yg berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan juga serta Polrestabes Makassar serta Kantor Balaikota Makassar itu langsung membuat heboh. Polisi bergerak ke tempat kejadian untuk mengamankan TKP.
Kejadian tersebut Setelah pelaksanaan ibadah Misa Hari Minggu Palma. Polisi menyebut, terdapat dua terduga pelaku. Satu pelaku dapat dikenali meski sebagian tubuhnya terurai, dan juga serta satu lainnya kondisi tubuhnya hancur.
Namun, sebelumnya aksi pelaku dapat dicegah pihak keamanan tidak sampai masuk ke di dalam gereja setempat. Akibatnya, sejumlah petugas pengamanan gereja mengalami luka-luka.
Data Polisi, tercatat sebanyak 20 orang menjadi korban dan juga serta telah mendapat perawatan medis. Sedangkan dua pelaku bom bunuh diri yg menggunakan sepeda motor dinyatakan tewas.
Seluruh korban telah dievakuasi ke tiga rumah sakit masing-masing RS Bhayangkara, RS Stella Maris, dan juga serta RS Pelamonia.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam menyatakan, ledakan bom bunuh diri yg terjadi di Gereja Katedral Makassar itu memiliki daya ledak tinggi atau ‘high explosive’.
“Berdasarkan analisa tim, itu masuk di dalam kategori high explosive. yg merakit ini sangat paham di dalam hal kerja-kerja peledakan,” ungkap Irjen Pol Merdisyam, dikutip berasal dari Antara, Hari Senin (29/3).
Pasca ledakan tersebut, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) akan lebih meningkatkan pengamanan sejumlah tempat ibadah.Selain itu, Polda Sulsel serta langsung memperketat pengamanan dengan melakukan patroli ke sejumlah objek vital sampai menempatkan anggota di wilayah perbatasan.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan juga serta menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami pelaku berasal dari aksi teror tersebut. Korps Bhayangkara menjamin keamanan dan juga serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) Setelah aksi tersebut.
Sigit menyebut pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sejauh ini akan terus melakukan penindakan terhadap kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen berasal dari Korps Bhayangkara untuk memberangus jaringan-jaringan tersebut.
Polri serta menyebut akan terdapat operasi rutin yg ditingkatkan pasca ledakan di Makassar untuk mengamankan tempat ibadah umat Nasrani yg tengah bersiap memperingati wafat Isa Al Masih.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan juga serta Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan Pemerintah akan memburu jaringan teror yg menaungi pelaku bom bunuh diri tersebut.
Mahfud mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberi info kepada kepolisian atau aparat penegak hukum terkait aksi teror di Gereja Katedral Makassar itu.
Mengutuk Aksi Teror
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk peristiwa pengeboman tersebut.
“Terkait dengan kejadian aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut,” kata Presiden Jokowi.
Presiden telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan juga serta membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya
Menurut Presiden Jokowi, terorisme ialah kejahatan terhadap kemanusiaan dan juga serta tidak terdapat kaitannya dengan agama apa pun.
Presiden mengatakan semua ajaran agama menolak terorisme apa pun alasannya. Seluruh aparat negara tak akan membiarkan tindakan terorisme semacam ini.
Ia serta meminta masyarakat supaya tetap tenang menjalankan ibadah karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut.
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman mengemukakan peristiwa ledakan bom bunuh diri yg terjadi di Makassar telah menciderai toleransi di Sulawesi Selatan.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel, Andi Sudirman mengecam tindakan seperti ini dan juga serta mendukung pihak aparat keamanan untuk terus menelusuri dalang dan juga serta pelaku bom bunuh diri.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta mengutuk keras segala aksi teror tersebut. Yaqut mengatakan aksi itu sebagaimana tindakan keji yg menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan juga serta jauh berasal dari ajaran serta nilai-nilai agama.
Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) dan juga serta Muhammadiyah serta sama-sama mengutuk peristiwa ledakan tersebut.
“Untuk seluruh umat beragama bagus Muslim, Katolik, Kristen dan juga serta lainnya untuk tetap menjaga kedamaian, ketertiban. Jika mendapatkan keganjilan, kiranya dapat dilaporkan kepada polisi atau pihak-pihak yg terkait,” kata Pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud.
Marsudi mengutuk keras peristiwa tersebut. Kemudian, untuk umat Katolik di seluruh Indonesia yg akan melakukan ibadah Paskah, Ia berharap dapat terus berkoordinasi dengan keamanan setempat.
“Bagi warga NU diharapkan dapat turut serta menciptakan rasa aman di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.
Sedangkan Pimpinan Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pihak Kepolisian mengusut tuntas siapa dan juga serta apa motif peledakan bom tersebut. Bila penting investigasi jaringan dan juga serta aktor di balik teror yg anarkis tersebut.
Wakil Pimpinan Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas meminta supaya peristiwa ledakan tersebut tidak dikaitkan dengan agama ataupun suku tertentu.
Menurut dia, tidak terdapat satu pun agama yg mengajarkan kekerasan, apalagi terorisme. Sejatinya, semua agama mengajarkan kasih sayang dan juga serta kemanusiaan kepada sesama.
Sementara, Komisi Hubungan Antaragama dan juga serta Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (HAK-KWI) mengimbau umat Katolik tidak terprovokasi dan juga serta tetap tenang.
HAK-KWI turut prihatin dan juga serta duka cinta mendalam atas peristiwa yg menciderai rasa kemanusiaan seluruh bangsa yg telah mengakibatkan adanya korban luka-luka.
Senada, Staf Khusus Pimpinan Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny mengatakan umat Katolik tidak akan terprovokasi dari serangan teror bom bunuh diri.
Romo Benny mengatakan bahwa teror bom yg terjadi sebelumnya di sejumlah gereja Katolik hanyalah rangkaian aksi kejahatan yg mengatasnamakan agama sehingga umat tidak akan terpengaruh.
Penanganan korban
Presiden Jokowi mendoakan supaya seluruh korban yg mengalami luka karena aksi terorisme, segera diberikan kesembuhan. Pemerintah, kata Presiden, akan menjamin seluruh biaya pengobatan dan juga serta perawatan para korban.
Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan juga serta Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo mengimbau semua rumah sakit yg menangani para korban ledakan Gereja Katedral dapat memberikan tindakan medis yg diperlukan.
Ia mengatakan korban ledakan tersebut merupakan tanggung jawab negara. Salah satu bentuk tanggung jawab itu ialah pemberian bantuan medis.
Hasto menjelaskan pemberian bantuan medis bagi para korban diberikan sesaat setelah terjadinya tindak pidana terorisme.
Hal itu diatur Pasal 35E (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.
Pada Pasal 35E (1) disebutkan secara jelas pemberian bantuan medis dilaksanakan lembaga yg menyelenggarakan urusan di bidang pelindungan saksi dan juga serta korban korban serta dapat bekerja sama dengan instansi/lembaga terkait.
“LPSK meminta semua rumah sakit yg menangani para korban dapat memberikan pelayanan terbaiknya. Semua pembiayaan akan ditanggung LPSK sebagaimana amanat undang-undang,” kata Hasto.
Tidak Sebar Foto
Menteri Komunikasi dan juga serta Informatika (Menkominfo) Jhonny G. Plate mengajak masyarkat untuk tak memberi kesempatan lewat penyebaran konten teror di ruang digital terkait aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.
Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan bagus potret maupun video terkait korban aksi terorisme itu supaya tidak menciptakan kepanikan atau pun ketakutan di lingkungan sekitar dan juga serta menciptakan ketenangan.
“Saya meminta masyarakat tidak ikut posting atau menyebarluaskan konten foto, foto, atau video korban aksi terorisme di media apapun. Dengan menyebarkan itu akan memberikan peluang bagi pelaku teror untuk mencapai tujuannya yaitu menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” tegas Jhonny di dalam keterangan persnya, Minggu.
Jhonny pun mengajak masyarakat melakukan pengaduan jika menemukan konten yg menyiarkan aksi teror tersebut. [rnd]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  Pemprov DKI Klaim Banjir Sekarang Tak Separah Tahun Lalu
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video