Home Terbaru Larangan Mudik, Kereta Api hingga Travel Dilarang Beroperasi pada 6-17 Mei 2021

Larangan Mudik, Kereta Api hingga Travel Dilarang Beroperasi pada 6-17 Mei 2021

Berita, Populer, Terbaru April 8, 2021 6:47 pm
IDNpos.com – Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang pengendalian transportasi selama masa Idulfitri 1442 H/2021 di dalam rangka penyebaran pencegahan penyebaran Corona. Hal tersebut seiring dengan Satgas yg telah mengeluarkan surat edaran nomor 13/2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idulfitri dan juga serta usaha pengendalian selama bulan suci ramadan.
“Kementerian perhubungan telah menerbitkan PM nomer 13/2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idulfitri 1442 H di dalam rangka pencegahan penyebaran Corona,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati di dalam konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Hari Kamis (8/4).
Dia menjelaskan pengendalian transportasi tersebut dilakukan yaitu melalui penggunaan sarana transportasi untuk seluruh moda transportasi darat, laut, udara serta kereta api. Hal tersebut terhitung pada 6 Mei-17 Mei 2021.
“Pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi untuk semua transportasi moda darat, laut, udara dan juga serta kereta api di mulai pada tanggal 6 mei-17 mei 2021,” katanya.
“Adapun ketentuan setiap moda transportasi hal-hal dilarang, pengecualian dan juga serta serta sanksi dan juga serta diatur serta wilayah aglomerasi,” tambahnya.
Sebelumnya diketahui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona resmi melarang masyarakat melakukan mudik Lebaran di 2021. Ini tertuang di dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan juga serta usaha Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Corona) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.
SE ditandatangani Pimpinan Satgas Doni Monardo pada tanggal 7 April 2021. Larangan mudik Lebaran ini berlaku mulai 6 sampai 17 Mei 2021.
“Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021 dan juga serta akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan juga/atau dengan perkembangan terakhir di lapangan,” kutipan isi di dalam SE seperti melansir laman Setkab, Hari Kamis (8/4).
Ditegaskan Doni, pelanggaran larangan mudik Lebaran di dalam SE ini akan dikenakan sanksi denda, sanksi sosial, kurungan dan juga/atau pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Penerbitan SE ini dilatarbelakangi adanya potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadan dan juga serta Hari Raya Idulfitri tahun ini bagus untuk kegiatan keagamaan, keluarga, maupun pariwisata yg memiliki risiko terhadap peningkatan laju penularan Corona.
Selain itu, pos komando (posko) penanganan Corona di tingkat desa/kelurahan memiliki peranan dan juga serta fungsi yg vital di dalam mengupayakan pengendalian penyebaran Corona di tingkat mikro terutama di dalam bulan Ramadan dan juga serta Idulfitri.
Adapun maksud disusunnya SE ialah untuk mengatur pembatasan mobilitas masyarakat dan juga serta mengoptimalisasi fungsi posko Corona di desa/kelurahan selama Ramadan dan juga serta Idulfitri.
Sementara, tujuannya ialah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan juga serta evaluasi di dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Corona.
“Periode peniadaan mudik Idulfitri Tahun 1442 Hijriah ialah tanggal 6–17 Mei 2021 dan juga serta usaha pengendalian Corona ialah selama bulan suci Ramadan serta Hari Raya Idulfitri,” tertuang di dalam SE.
Adapun 4 ruang lingkup yg diatur di dalam SE ialah protokol kesehatan umum, pengendalian kegiatan ibadah selama bulan Ramadan dan juga serta salat Idulfitri.
Kemudian peniadaan mudik Lebaran tanggal 6 – 17 Mei 2021 untuk seluruh wilayah Indonesia, dan juga serta optimalisasi fungsi posko Corona desa/kelurahan untuk pencegahan dan juga serta pengendalian penyebaran Corona. [rhm]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  Berawal Mesin Pompa Hilang, Warga Banyuasin Temukan Pondok Tempat Pesta Narkoba
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video