Home Terbaru Ini orang yg dikecualikan dari larangan mudik

Ini orang yg dikecualikan dari larangan mudik

Populer kabar Video April 8, 2021 9:48 pm

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Khomarul Hidayat

IDNpos – JAKARTA. Pemerintah telah melarang mudik pada 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Meski begitu, masih terdapat orang-orang dengan keperluan tertentu yg dikecualikan berasal dari peniadaan mudik ini.

“Ditetapkan adanya peniadaan mobilitas mudik sementara yg berlaku 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Dengan pengecualian untuk layanan distribusi logistik maupun keperluan mendesak seperti untuk bekerja atau pejalanan dinas, kunjungan sakit atau duka dan juga serta pelayanan ibu hamil dengan pendamping maksimal 1 orang, dan juga serta pelayanan ibu bersalin dengna pendamping maksimal 2 orang,” ungkap Juru bicara Satgas Corona Wiku Adisasmito di dalam konferensi pers, Hari Kamis (8/4).

Hal ini pun diatur di dalam Surat Edaran Satgas Penangan Corona nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan juga serta usaha Pengendalian Penyebaran Corona Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Baca Juga :  Berlaku hari ini, begini syarat pengusaha untuk mendapatkan insentif PPnBM mobil

Baca serta: Polri perketat penjagaan selama masa pelarangan mudik lebaran 6-17 Mei 2021

Wiku pun menekankan bahwa pihak yg dikecualian tesebut mesti memenuhi persyaratan perjalanan yaitu surat izin berasal dari pimpinan instansi pekerjaan.

Khusus untuk ASN,  pegawai BUMN dan juga serta BUMD, anggota TNI atau polri memerlukan surat berasal dari pejabat seringkat eselon II, dengan tandatangan basah atau tandatangan elektronik.

Sementara, pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis berasal dari pimpinan periusahaan yg dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

“Kemudian, pekerja sektor informal mauapun masyarakat yg memiliki keperluan mendesak penting meminta izin perjalanan berasal dari pihak desa atau kelurahan sesuai dengan domisili msasing-masing,” kata Wiku.

Baca Juga :  Kehadirannya Curi Perhatian, Ini 5 Potret Krisdayanti di Lamaran Atta dan Aurel

Dia serta menekankan, surat ini cuma berlaku secara perseorangan dan juga serta untuk satu kali perjalanan pergi atau pulang dan juga serta diwajibkan untuk pelaku perjalanan yg berusia sama atau lebih berasal dari 17 tahun.

“Selain keperluan tersebut tidak diizinkan untuk mudik. Apabila tidak memenuhi persyaratan ini maka surat izin berpergian tidak akan diterbitkan,” tambah Wiku.

Dia serta memastikan pada 6 Mei sampai 17 Mei  akan dilaksanakan operasi screening dokumen surat izin perjalanan dan juga serta surat keterangan negatif dari satuan TNI dan juga serta Polri dan juga serta aparat pemerintah daerah. Operasi ini akan dilakukan di tempat-tempat strategis seperti di pintu kedatanga, rest area, perbatasan kota besar dan juga serta titik pengecekan dan juga serta titik penyekatan daerah aglomerasi.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Purworejo, 1 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Luka-Luka

Wiku mengatakan, kebijakan peniadaan mobilitas mudik ini dilakukan atas pengalaman yg telah terdapat dan juga serta demi keselamatan masyarakat.

“Sebagaimana yg telah saya sampaikan berdasarkan fakta yg ada, pemerintah mencoba belajar berasal dari pengalaman dan juga serta berusaha merancang kebijakan dengan prinsip utama keselamatan dan juga serta kesehatan masyarakat,” katanya.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video