Home Terbaru Ini dampak insiden Terusan Suez dan juga kebakaran Kilang Balongan terhadap impor...

Ini dampak insiden Terusan Suez dan juga kebakaran Kilang Balongan terhadap impor minyak

Populer kabar Video March 30, 2021 12:49 am

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

IDNpos – JAKARTA. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman melihat, insiden terjepitnya kapal Ever Given-Evergreen yg membuat Terusan Suez tersumbat, bukan menjadi pemicu harga minyak dunia meningkat.

“Masalah di Terusan Suez telah teratasi. Harga minyak telah terpantau turun hari ini,” ungkap Faisal kepada idnpos.com, Hari Senin (29/3).

Adanya peningkatan harga minyak pada bulan ini lebih disebabkan dari adanya pembatasan produksi dari OPEC sampai Maret 2021. Nah, berlanjut atau tidaknya kenaikan harga minyak ini nantinya akan sangat bergantung pada permintaan dan juga serta pemulihan ekonomi global.

Baca serta: Sambangi Kilang Balongan, Dirut Pertamina: Kobaran api mulai mengecil

Baca Juga :  Jokowi jelaskan mengapa ia mengajak masyarakat membenci produk asing

Masalahnya, terdapat kondisi lockdown yg kembali diterapkan di Eropa yg dapat melemahkan permintaan minyak. Faisal khawatir, justru ini yg menjadi pemicu yg lain kenaikan harga minyak karena terdapat potensi pembatasan produksi minyak yg diperpanjang Karena lemahnya permintaan.

Tentu ini serta akan memberi dampak pada meningkatnya total impor Indonesia. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara net-importir minyak.

Dengan meningkatnya impor, ini dapat mengurangi kemungkinan surplus neraca perdagangan yg selama ini terjadi dan juga serta bahkan berbalik menjadi defisit neraca dagang.

Kekhawatiran semakin kuat setelah terdapat insiden kebakaran pada tanki T-301 di Kilang Balongan. Kebakaran ini akan mengurangi stok minyak Indonesia dan juga serta kemungkinan  menaikkan impor minyak Indonesia untuk memenuhi kebutuhan.

Baca Juga :  Bandara Ngurah Rai Segera Terapkan Tes GeNose Pekan Depan

Namun, Faisal melihat peningkatan impor bagus berasal dari sisi nilai maupun volume baru akan terjadi di semester II-2021. Karena, diperkirakan aktivitas yg memicu impor lebih tinggi baru akan bergulir cepat di paruh kedua tahun ini.

Baca serta: Saat kebakaran, tanki di Kilang Balongan berisi 23.000 kl gasoline

Namun, ia mengingatkan, meski impor meningkat bukan serta merta didorong dari impor minyak.  Karena perhitungannya, kontribusi impor minyak mentah cuma di kisaran 2% sampai 4% berasal dari total impor dan juga serta impor hasil minyak cuma 6% sampai 8% berasal dari total impor Indonesia di tahun ini.

Baca Juga :  Tak Hanya BPBD, Petugas Dinas Tenaga Kerja DKI Dikerahkan Bersihkan Lumpur

“Impor akan didorong dari lebih tingginya impor bahan baku dan juga serta barang modal sebagaimana dampak berasal dari lebih tingginya aktivitas investasi, seiring pemulihan ekonomi yg lebih cepat di semester II-2021,” tandasnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yg berkualitas dan juga serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yg dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video