Home Terbaru Cerita Petinggi BNPT Sempat Terpapar Radikalisme dan juga Hampir Berangkat ke Afghanistan

Cerita Petinggi BNPT Sempat Terpapar Radikalisme dan juga Hampir Berangkat ke Afghanistan

Berita, Populer, Terbaru March 31, 2021 3:47 am
IDNpos.com – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Ahmad Nurwakhid mengaku pernah terpapar paham radikal. Ia pun hampir ingin berangkat ke Afganistan.
“Memang saya serta pernah terpapar paham radikal, sampai saya serta mau berangkat ke Afganistan,” katanya di dalam acara ‘Mencegah Radikalisme dan juga serta Terorisme untuk Melahirkan Keharmonisan Sosial’ di youtube TV NU, Hari Selasa (30/3).
Ahmad menceritakan, ia terpapar paham radikal karena mendengar ceramah dengan paham Salafi Wahabi. Paham radikal pun mulai merasukinya.
“Meskipun saya dilahirkan di lingkungan Nahdatul Ulama dan juga serta kemudian di sekolah Muhammadiyah telah dikenalkan doktrin-doktrin al-wala wal-bara, setelah saya menjadi Kapolsek di Solo Banjarsari kami sering mendengarkan ceramah di Al Mu’min Ruki di situlah berkenalan dengan Salafi Wahabi takfiri, akhirnya kami sering idat, sering liqo,” tuturnya.
Ahmad menyebut, sekitar tahun 1995-1996 negara belum mewaspadai radikalisme maupun terorisme. Kemudian, setelah peristiwa Bom Bali pada 2002 negara mulai sadar. Ahmad pun ikut menyadari terpapar paham radikal.
“Alhamdulillah saya telah mulai sadar, transisi sampai ketemu ideologi pengganti. Tercabutnya ideologi takfiri yg berawal berasal dari pemahaman atau mazhab Salafi Wahabi takfiri tadi itu akan hilang jika tergantikan dengan ideologi baru, yaitu ideologi Islam yg kaffah,” ungkapnya.
“yg tadinya Islam dipahami sebagaimana iman Islam dan juga serta jihad, iman Islam dan juga serta khilafah. Maka mesti tergantikan secara benar, yaitu iman, Islam, dan juga serta ihsan. Iman, Islam,” tutup Brigjen Ahmad. [gil]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  7 Jalan Penghubung Desa di Pidie Aceh Terputus akibat Banjir
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video