Home Terbaru Cekcok di Jalan, Pemuda di Karangasem Sekarat Ditusuk Pemabuk

Cekcok di Jalan, Pemuda di Karangasem Sekarat Ditusuk Pemabuk

Berita, Populer, Terbaru April 8, 2021 3:47 am
IDNpos.com – Seorang pemuda di Karangasem, Bali, I Gede Artana alias Arta (26), luka berat setelah ditusuk I Ketut Mustika (29) alias Doyok. Peristiwa itu dipicu cekcok di jalan.
Penusukan terjadi di pinggir Jalan Amlapura, Singaraja, tepatnya di depan market Tukadeling, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, Hari Senin (5/4) sekitar Jam 22.00 Wita.
“Untuk barang buktinya sebilah pisau lipat warna silver,” kata Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona, Hari Rabu (7/4).
Dia memaparkan kejadian itu berawal korban dengan temannya mengendarai mobil berasal dari mengarah ke timur lalu berhenti di pinggir jalan. Artana kemudian turun dan juga serta akan menyeberang untuk membeli lalapan.
Tiba-tiba sepeda motor yg dikemudikan I Gede Rama dan juga serta membonceng Mustika melintas berasal dari arah timur tanpa menyalakan lampu. Kendaraan itu hampir menabrak Artana.
Rama menghentikan dan juga serta memarkirkan sepeda motornya di kiri jalan. Mustika turun sepeda motor, sedangkan Artana dengan temannya mendatangi mereka.
Artana dan juga serta temannya meminta maaf karena menyeberang kurang hati-hati sehingga hampir ditabrak. Namun cekcok sempat terjadi antara Artana dan juga serta Rama. Keduanya dapat didamaikan. Belakangan, Mustika cekcok dengan Artana.
Di tengah cekcok itu, Mustika mendorong Artana lalu menusuk bagian dada kirinya degan pisau lipat. Korban langsung terduduk, sedangkan pelaku dan juga serta temannya langsung pergi menggunakan sepeda motor.
“Akibat kejadian itu, korban di dalam keadaan sadarkan diri mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan juga serta mengeluarkan darah, sehingga mesti dirawat di rumah sakit,” imbuh Sona.
Pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kubu diantar warga. berasal dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui marah kepada korban saat cekcok mulut, sehingga menusuknya.
“Pelaku saat itu pulang kondangan dan juga serta habis minum tuak. Mabuknya tidak jelas, karena saat diajak komunikasi dapat bicara dengan baik,” ungkap AKP I Nengah Sona.
di dalam kasus ini, Mustika dikenakan Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 2 UU Darurat No 12 tahun 1951, karena telah melakukan penganiayaan yg mengakibatkan luka berat dan juga serta tanpa hak menyimpan, menguasai, dan juga serta menggunakan senjata tajam. [yan]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  Aniaya Kakek 81 Tahun, 3 Anggota LSM Diringkus Polisi
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video