Home Terbaru Buruh meminta THR dibayar penuh dan juga tidak dicicil

Buruh meminta THR dibayar penuh dan juga tidak dicicil

Populer kabar Video April 7, 2021 6:48 pm

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo .

IDNpos – JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) masih melakukan pembahasan aturan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Kondisi pandemi virus corona (Corona) memicu tekanan ekonomi bagi pelaku usaha. dari karena itu kemampuan pelaku usaha akan menjadi pertimbangan di dalam mengatur pembayaran THR.

“Sedang kami bahas untuk  membuktikan apakah betul pengusaha mampu membayar THR,” ungkap Direkur Pengupahan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan juga serta Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Dinar Titus Jogaswitani saat dihubungi idnpos.com, Hari Rabu (7/4).

Baca Juga :  Geledah Kantor Bupati Bintan, KPK Sita Sejumlah Barang Bukti Korupsi Pengaturan Cukai

Baca serta: Pemerintah memutuskan pengusaha wajib membayar THR karyawan

Sebelumnya terdapat dua skema di dalam pembayaran THR. Selain pembayaran sesuai aturan, terdapat pula opsi dibukanya perundingan bagi sektor usaha yg masih terdampak dan juga serta tak memiliki kemampuan membayar THR.

Menanggapi hal itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menginginkan kepastian pembayaran THR. Ia menolak bila THR diberikan secara dicicil. “Prinsipnya buruh meminta THR dibayar penuh dan juga serta tidak dicicil,” terang Said.

Baca Juga :  China pertimbangkan mencampur vaksin Covid-19, begini kata Kemenkes

Waktu pembayaran THR serta diminta sesuai dengan aturan yg ada. Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016, THR paling lambat dibayarkan 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

 


Sumber Referensi & Artikel : K O N T A N
Saksikan video pilihan berikut ini:

#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video