Home Terbaru Anies Akui Blessmiyanda Dinonaktifkan Terkait Pelecehan Seksual dan juga Perselingkuhan

Anies Akui Blessmiyanda Dinonaktifkan Terkait Pelecehan Seksual dan juga Perselingkuhan

Berita, Populer, Terbaru March 29, 2021 6:47 pm
IDNpos.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menonaktifkan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan juga serta Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta, Blessmiyanda pada Hari Jumat (19/3). Menurut dia, penonaktifan tersebut dilakukan selang sehari setelah menerima aduan terkait dugaan pelecehan seksual dan juga serta perselingkuhan.
“Penonaktifan Kepala BPBJ ini kami lakukan untuk memastikan proses pemeriksaan dan juga serta penyelidikan dapat dijalankan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta secara cepat, menyeluruh dan juga serta adil bagi semua pihak yg terlibat,” kata Anies di dalam siaran pers, Hari Senin (29/3).
Menurut dia, saat ini pihaknya tetap menggunakan azas praduga tak bersalah. Namun bila saat pemeriksaan terbukti terjadi pelanggaran terlapor akan mendapatkan sanksi.
“Maka kepada terlapor dan juga serta kepada semua yg menutup-nutupi fakta selama proses pemeriksaan, akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yg berlaku,” ucap dia.
Anies serta langsung menunjuk Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah, Sigit Wijatmoko menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPPBJ Provinsi DKI Jakarta. Gubernur Anies memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta menempatkan perlindungan terhadap pelapor sebagaimana prioritas utama.
Pendampingan psikologis dan juga serta hukum diberikan kepada pelapor di bawah koordinasi Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan juga serta Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Provinsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan juga serta Anak (P2TP2A).
“Kami memastikan pelapor mendapatkan perlindungan, pendampingan dan juga serta pemulihan. Segala prosedur tersebut akan dijalankan sesuai panduan yg berlaku berasal dari DPPAPP dan juga serta P2TP2A,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan juga serta Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu meminta supaya perkara dugaan pelecehan seksual yg menjerat Kepala Badan Penyelenggara Pengadaan Barang dan juga serta Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta dapat diselesaikan sesuai aturan pidana yg berlaku.
Menurut dia, perkara tersebut tidak dapat cuma ditangani dari inspektorat DKI Jakarta saja.
“Namun jangan lupa bahwa perkara pidana tentu mesti terdapat penyelesaian secara pidana selain secara administrasi. yg dilakukan Inspektorat tentu terdapat batasannya. kami berharap Inspektorat atau pihak yg dirugikan meneruskan perkara ini ke penegak hukum,” kata Edwin di dalam keterangan tertulis, Hari Kamis (25/3).
Dia menjelaskan penyelesaian secara pidana dapat memberikan efek jera kepada pelaku dan juga serta memberikan rasa keadilan kepada korban. Selain itu, efek jera tersebut dapat memberikan pesan kepada para calon pelaku potensial lainnya.
“Efek jera supaya tidak terulang lagi kejadian yg sama terutama pelecehan terkait relasi kuasa seperti atasan dengan bawahan,” ucap dia.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com [gil]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  SBY: Siapapun Memegang Kekuasaan Politik, Banyak Cara Lebih Bermoral dan Beradab
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video