Home Terbaru Ada KTA dan juga Atribut FPI dari Penangkapan Terduga Teroris di Condet...

Ada KTA dan juga Atribut FPI dari Penangkapan Terduga Teroris di Condet dan juga Bekasi

Berita, Populer, Terbaru March 29, 2021 9:47 pm
IDNpos.com – Sejumlah berang bukti disita di dalam operasi penangkapan terduga teroris di Condet Jakarta Timur dan juga serta Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dipampang di Mapolda Metro Jaya. Atribut Front Pembela Islam (FPI) dan juga serta Laskar Pembela Islam (LPI) ditampilkan.
Pantauan di lapangan, barang bukti itu dijejerkan di atas meja ukuran panjang yg disediakan di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Beberapa barang di antara ialah buku-buku, senjata tajam, poster, bahan-bahan kimia dan juga serta beberapa pakaian serta topi.
Dari beberapa properti yg paling mencolok ialah munculnya kaos dan juga serta topi beratribut Front Pembela Islam (FPI) dan juga serta Laskar Pembela Islam (LPI).
©2021 Liputan6.com/Ady Anugrahadi
Sebuah kartu anggota Front Pembela Islam (FPI) menjadi salah satu barang bukti penangkapan terduga teroris di Jakarta Timur. Tertulis nama identitas pemilik kartu anggota FPI tersebut, yaitu Husein Hasny.
di dalam kartu anggota FPI itu, Husein Hasni tertera berkedudukan sebagaimana Wakil Pimpinan Bidang Jihad. Ia memiliki NIF: 11.03.05/004.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyatakan belum mau menyimpulkan kaitan antara kaos dan juga serta topi berlogo FPI dan juga serta LPI dengan empat terduga teroris yg diamankan. Menurut Fadil, hal itu menjadi ranah Densus 88 Antiteror untuk menelusuri lebih jauh.
“Semua barang bukti yg ditemukan akan menjadi temuan awal berasal dari teman-teman penyidik Densus 88 Antiteror. Iya termasuk itu (FPI), jika terdapat keterkaitan itu kan,” kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Hari Senin (29/3).
Barang bukti yg lain yg serta diamankan di dalam penggerebakan itu yaitu satu buah parang, handphone merk Oppo F11, dompet dan juga serta uang tunai berasal dari penggerebekan ZA di Bekasi.
“BB yg disita ialah berasal dari saudara ZA, satu buah parang, hp Oppo F11, dompet, debit MNC bank, e-money, kartu dapur rasa, flash, atm bank DKI, KTP atas nama ZA, kartu asuransi kecelakaan, KTP, dua buah surat tilang, kabel data, uang tunai Rp 3.056.000, dua bungkus rokok, dua korek api dan juga serta masker. AJ, merk Redmi Note 7, ditemukan pada badannya, HH, hp dan juga serta identitas diri,” ungkapnya.
Selain itu, berasal dari penggeledahan itu serta ditemukan lima bom aktif uang yg telah terkait di dalam bentuk kaleng dengan sumbu yg terbuat berasal dari Triaseton Triperoksida (TATP).
“Dari temuan handak beserta bahan baku yg terdapat sesuai dengan perhitungan berasal dari tim bhwa TATP berasal dari 5 bom toples dengan berat 3,5 kilogram, diperkirakan dapat membuat sekitar 70 bom pipa,” ungkap dia.
Fadil mengatakan, yg terpenting, saat ini Densus 88 Antiteror dan juga serta Ditreskrimum Polda Metro Jaya sukses mencegah pelaku teror yg berniat mengacaukan wilayah DKI Jakarta.
“Upaya-upaya melakukan teror, dengan menggunakan bahan peledak atau bom di DKI Jakarta dapat kami monitor, deteksi dan juga serta cegah sehingga Jakarta lebih khusus menjelang bulan suci Ramadhan tetap di dalam situasi kondusif,” tandas dia.
4 Peran Terduga Teroris Ditangkap
Sebelumnya, empat terduga teroris ditangkap di Condet, Jakarta Timur dan juga serta Bekasi dari Tim Satgaswil Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror DKI Jakarta dengan Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Hasil penyelidikan mereka memiliki peran masing-masing.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, empat orang ditangkap yaitu ZA (37), BS (43), AJ (46). Sementara seorang lainnya berinisial HH (56) ditangkap di Condet, Jakarta Timur.
“Adapun peran saudara ZA ialah membeli bahan baku dan juga serta bahan peledak seperti aseton, HCL, termometer dan juga serta alumunium foder. Memberitahukan kepada saudara BS metode pembuatan dan juga serta metode pencampur adukan cairan-cairan yg telah disiapkan tersebut,” kata Fadil saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Hari Senin (29/3).
“yg kedua ialah saudara BS, peran ialah mengetahui pembuatan handak dan juga serta metode membuat handak, menyampaikan kepada saudara NAJ terkait dengan takjil, mereka mengistilahkannya dengan istilah takjil. Setelah dicampurkan yg akan menghasilkan bom dengan ledakan besar,” sambungnya.
Selanjutnya yaitu AJ. Ia berperan mengetahui dan juga serta membantu saudara ZA di dalam pembuatan bahan peledak serta bersama-sama dengan BS mengikuti beberapa pertemuan di dalam rangka persiapan-persiapan melakukan teror dengan menggunakan bahan peledak.
Sedangkan, satu tersangka yg lain inisial HH (56) ditangkap di Condet, Jaktim. Fadil menyebut, peran sangat penting. Selain sebagaimana penyandang dana, HH serta memberikan tutorial merangkit bom di dalam bentuk video.
“Saudara HH ini yg memiliki peran yg cukup penting di di dalam kelompok ini. Ia yg merencanakan, mengatur, teknis dan juga serta taktis pembuatan dengan dengan saudara ZA,” ujarnya.
“Hadir di dalam beberapa pertemuan-pertemuan untuk mempersiapkan kegiatan-kegiatan amaliah ini, membiayai dan juga serta mengirimkan video teknis pembuatan kepada ketiga tersangka lainnya,” sambungnya.
Dari hasil penangkapan tersebut, petugas serta mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu buah parang, handphone merk Oppo F11, dompet dan juga serta uang tunai berasal dari penggerebekan ZA.
“BB yg disita ialah berasal dari saudara ZA, satu buah parang, hp Oppo F11, dompet, debit MNC bank, e-money, kartu dapur rasa, flash, atm bank DKI, KTP atas nama ZA, kartu asuransi kecelakaan, KTP, dua buah surat tilang, kabel data, uang tunai Rp 3.056.000, dua bungkus rokok, dua korek api dan juga serta masker. AJ, merk Redmi Note 7, ditemukan pada badannya, HH, hp dan juga serta identitas diri,” ungkapnya.
Reporter: Ady Anugrahadi [gil]

Sumber Referensi & Artikel : M E R D E K A
Saksikan video pilihan berikut ini:

Baca Juga :  Disnakertrans DIY 29 Pengaduan Pembayaran THR, 3 Laporan Lanjut ke Polisi
#Share
#Facebook #Twitter #Youtube #Video